Bab 10 / 19

Mencukur atau Memotong Rambut, Tahallul, dan Tertib Rukun

Menghilangkan rambut adalah rukun haji dan umrah, dan dengannya Anda keluar dari ihram. Bab ini menjelaskan berapa banyak rambut, kapan, oleh siapa, dan bagaimana Tahallul Awal dan Tahallul Tsani dalam haji tercapai.

Seorang jemaah dicukur kepalanya setelah menyelesaikan ibadahnya.
Seorang jemaah dicukur kepalanya setelah menyelesaikan ibadahnya.Foto: Mohammad Hossein Velayati · CC BY 4.0

Pengertian mencukur atau memotong rambut

Mencukur atau memotong rambut (halq atau taqshir) adalah menghilangkan sekurang-kurangnya tiga helai rambut kepala dengan syarat-syarat sahnya:

  1. Waktunya telah masuk.
  2. Rambut di kepala: bukan jenggot atau bulu di tempat lain.
  3. Tidak kurang dari tiga helai rambut.

Yang afdal bagi laki-laki adalah mencukur; memotong sudah cukup. Bagi wanita, mencukur tidak diperbolehkan: cukup bagi wanita memotong ujung rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Doa Rasulullah SAW bagi yang mencukur

Artinya Rasulullah SAW berdoa tiga kali, "Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur rambutnya," dan ketika para sahabat bertanya, "Dan orang-orang yang memotong, wahai Rasulullah?", beliau menyebut mereka pada kali keempat. (Riwayat al-Bukhari dan Muslim.)

Waktu mencukur atau memotong rambut

  • Umrah: setelah tawaf dan sa'i selesai dengan sempurna.
  • Haji: setelah tengah malam 10 Dzulhijjah, setelah wukuf. Waktu afdalnya pada 10 Dzulhijjah setelah melontar Jumrah 'Aqabah.

Perhatian dari kursus

  1. Jika waktunya telah masuk, boleh mencukur atau memotong rambut sendiri atau rambut orang lain, karena menghilangkan rambut kini bagian dari ibadah, bukan pelanggaran.
  2. Afdal mencukur atau memotong rambut sendiri lebih dahulu sebelum melakukannya untuk orang lain.
  3. Saat memotong rambut, jemaah wanita harus menjaga auratnya, lakukan di kamar atau di antara sesama wanita.
  4. Memotong ujung rambut juga sah.
  5. Jemaah boleh memotong rambut di pemondokan, tidak harus di Marwah atau Mina.
  6. Bagi jemaah laki-laki yang botak licin, disunahkan menjalankan pisau cukur di atas kepalanya.

Pengertian tahallul

Tahallul adalah melepaskan diri dari larangan-larangan ihram.

Tahallul umrah

Umrah hanya memiliki satu tahallul. Setelah selesai tawaf, sa'i, dan mencukur atau memotong rambut secara berurutan, semua larangan ihram terangkat.

Tahallul haji: Tahallul Awal dan Tahallul Tsani

Haji memiliki dua tahap, berdasarkan tiga amalan:

  • Ⓐ Melontar Jumrah Kubra ('Aqabah) pada 10 Dzulhijjah.
  • Ⓑ Mencukur atau memotong rambut.
  • Ⓒ Tawaf Ifadhah, beserta sa'i, jika sa'i haji belum dilakukan.
Ⓐ Melontar Jumrah Kubra7 kerikil, pada tanggal 10 Ⓑ Cukur / potong rambutminimal 3 helai Ⓒ Tawaf Ifadhah+ sa'i, jika belum Tahallul Awal setelah DUA dari Ⓐ Ⓑ Ⓒ Pakaian biasa, wewangian, potong kukudan rambut kembali diperbolehkanMasih dilarang: nikah, hubungan suami istri Tahallul Tsani setelah KETIGA Ⓐ Ⓑ Ⓒ Semua larangan ihram terangkat,termasuk hubungan suami istri
Dua dari tiga amalan menghasilkan Tahallul Awal; ketiganya menghasilkan Tahallul Tsani.

Tahallul Awal: tercapai setelah menyelesaikan dua dari tiga amalan tersebut. Jemaah yang telah Tahallul Awal boleh melakukan hal-hal yang dilarang selama ihram kecuali tiga hal:

  1. menikah dan hal-hal yang berkaitan dengannya;
  2. pendahuluan hubungan suami istri;
  3. hubungan suami istri.

Jadi setelah Tahallul Awal, laki-laki boleh memakai pakaian biasa dan menutup kepala, dan semua boleh memakai wewangian serta memotong kuku.

Tahallul Tsani: tercapai setelah menyelesaikan ketiga amalan. Setelah Tahallul Tsani, tidak ada lagi larangan ihram.

Di mana Tahallul Awal biasanya tercapai

Urutan yang diikutiTahallul Awal tercapai…
Melontar Jumrah Kubra di Mina → mencukur/memotong rambut (di Mina atau di mana saja)di Mina, setelah memotong rambut
Melontar Jumrah Kubra di Mina → Tawaf Ifadhah dan sa'i di Makkahdi Makkah, setelah sa'i
Tawaf Ifadhah dan sa'i di Makkah → mencukur/memotong rambutdi Makkah, setelah memotong rambut

Tertib dalam rukun

Umrah: tertib diwajibkan pada semua rukunnya, niat, lalu tawaf, lalu sa'i, lalu memotong rambut. Memotong rambut sebelum sa'i selesai adalah pelanggaran ihram (dan dikenai dam), bukan akhir umrah.

Haji: tertib diwajibkan pada sebagian besar rukunnya:

  • niat ihram didahulukan dari rukun-rukun lain;
  • wukuf didahulukan dari Tawaf Ifadhah (dan dari memotong rambut);
  • tawaf didahulukan dari sa'i.

Tetapi sebagian rukun boleh bertukar tempat:

  • Sa'i haji boleh dikerjakan sebelum wukuf oleh jemaah Haji Ifrad dan Qiran, setelah Tawaf Qudum.
  • Mencukur atau memotong rambut boleh dilakukan setelah wukuf bila waktunya telah masuk, sebelum Tawaf Rukun.
Banyak jemaah menyelesaikan Tawaf Ifadhah pada malam hari ketika mataf lebih sejuk, dan dengannya meraih Tahallul Tsani.
Banyak jemaah menyelesaikan Tawaf Ifadhah pada malam hari ketika mataf lebih sejuk, dan dengannya meraih Tahallul Tsani.Foto: Mohammad Hossein Velayati · CC BY 4.0