Bab 12 / 19
Bermalam di Muzdalifah
Setelah matahari terbenam pada Hari Arafah, jemaah bergerak ke Muzdalifah. Pengertian mabit yang wajib, berapa lama harus berada di sana, salat dan amalan sunah pada malam itu, mengumpulkan kerikil, dan siapa yang dikecualikan.

Pengertian mabit di Muzdalifah
Mabit berarti bermalam. Di Muzdalifah, mabit berarti berada di Muzdalifah walau sesaat, mulai tengah malam 10 Dzulhijjah hingga sebelum terbit fajar hari itu.
Mabit adalah wajib haji. Meninggalkannya tanpa uzur syar'i berdosa dan wajib membayar dam (Bab 7).
Muzdalifah terletak antara Arafah dan Mina, di dalam Tanah Haram. Batas-batasnya ditandai dengan papan. Di dalamnya terdapat Masjid al-Masy'aril Haram, dibangun di tempat Rasulullah SAW berdoa setelah Subuh.


Malam di Muzdalifah langkah demi langkah
- Berangkat dari Arafah setelah matahari terbenam dengan tenang, sambil bertalbiah. Jangan berdesakan.
- Setibanya, salat Magrib dan Isya dijamak di waktu Isya (jamak ta'khir), dipimpin pembimbing ibadah rombongan. Ingat hukum yang diajarkan kursus untuk masya'ir: salat dijamak tetapi secara sempurna, tidak diqasar (Bab 16). Jangan biarkan waktu Isya habis karena bus terlambat, jika perlu, salatlah di perjalanan.
- Kumpulkan kerikil. Anda memerlukan tujuh butir untuk tanggal 10, dan 21 butir per hari untuk hari-hari Tasyrik, 49 jika Nafar Awal atau 70 jika Nafar Tsani. Ambil beberapa butir lebih untuk berjaga-jaga jika ada yang meleset. Banyak jemaah hanya mengumpulkan tujuh butir di sini dan sisanya di Mina, dan itu juga diperbolehkan.
- Beristirahat dan tidurlah jika bisa, besok adalah hari haji yang paling panjang.
- Pastikan Anda berada di Muzdalifah setelah tengah malam. Rombongan akan memberi tahu kapan bus berangkat; ada rombongan yang berangkat tak lama setelah tengah malam, ada yang setelah Subuh.
- Sebaiknya, salat Subuh di Muzdalifah, lalu berdiri menghadap kiblat sambil berdoa dan berzikir hingga langit terang, sebelum berangkat ke Mina sebelum matahari terbit.

Kerikil
- Setiap butir harus kecil, kira-kira sebesar kacang arab atau biji kurma, kurang lebih seujung jari. Batu yang lebih besar tidak lebih baik dan dapat melukai orang lain.
- Jenis batu apa pun sah.
- Tidak perlu dicuci.
- Simpan dalam kantong atau botol kecil, dan hitunglah.

Amalan sunah ketika mabit
- Talbiah.
- Berdoa.
- Berzikir.
- Salat sunah.
- Mengumpulkan kerikil.
فَإِذَا أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِندَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ
Bacaan Fa idhā afaḍtum min ʿarafātin fadhkurullāha ʿindal-mashʿaril-ḥarām, wadhkurūhu kamā hadākum.
Artinya Apabila kamu bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di al-Masy'aril Haram, dan berzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi petunjuk kepadamu.
Surah al-Baqarah 2:198
Pengecualian mabit
Jemaah yang memiliki uzur dan tidak dapat berada di Muzdalifah setelah tengah malam tidak berdosa dan tidak dikenai dam. Uzur yang disebutkan dalam kursus adalah:
- Takut terancam keselamatan diri atau harta.
- Menjaga atau menemani orang sakit.
- Mencari pekerja atau keluarga yang hilang.
- Sakit dan sulit bermalam.
- Terpaksa: seperti ditinggal kendaraan.
Bergerak ke Mina
Jemaah yang lemah, wanita, lansia, dan pendamping mereka boleh berangkat setelah tengah malam, sebagaimana Rasulullah SAW mengizinkan anggota keluarga beliau yang lemah. Yang lain berangkat setelah Subuh. Setiba di Mina, tugas pertama adalah melontar Jumrah 'Aqabah, lihat bab berikutnya.
