Bab 9 / 19
Sa'i: Berjalan antara Shafa dan Marwah
Berjalan bolak-balik tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah mengikuti jejak Hajar: syarat-syaratnya, cara menghitung, sunah dan doanya, lampu hijau, serta hal-hal yang perlu diperhatikan di lantai atas dan lantai bawah tanah.

Pengertian sa'i
Sa'i adalah berjalan bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah menurut syarat-syaratnya. Sa'i adalah rukun haji dan umrah. Sa'i mengenang usaha Hajar yang berlari di antara dua bukit ini mencari air untuk putranya Ismail hingga Allah memancarkan air Zamzam (Bab 4).
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَائِرِ اللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ أَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَن يَطَّوَّفَ بِهِمَا
Bacaan Innaṣ-ṣafā wal-marwata min shaʿā'irillāh, faman ḥajjal-baita awiʿtamara falā junāḥa ʿalaihi an yaṭṭawwafa bihimā.
Artinya Sesungguhnya Shafa dan Marwah termasuk syiar-syiar Allah. Maka barang siapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya.
Surah al-Baqarah 2:158
Kini kedua bukit dan jalur di antaranya, Mas'a, sepanjang sekitar 420 meter, berada di dalam Masjidil Haram, dalam gedung panjang berpendingin udara yang bertingkat. Sisa batu asli setiap bukit masih terlihat di balik kaca di kedua ujungnya.

Syarat sah sa'i
- Dilakukan setelah tawaf: baik tawaf umrah, tawaf haji, atau Tawaf Qudum (bagi Haji Ifrad dan Qiran).
- Dimulai di Bukit Shafa dan diakhiri di Bukit Marwah.
- Genap tujuh kali dengan yakin. Dari Shafa ke Marwah dihitung satu; dari Marwah ke Shafa dihitung dua. Jadi putaran ketujuh berakhir di Marwah.
- Sampai ke ujung tempat sa'i di kaki Bukit Shafa dan kaki Bukit Marwah (ada papan penanda). Tidak harus naik ke bukitnya.
- Sa'i di bathnul wadi (tempat yang telah dimaklumi, yaitu Mas'a).
- Menjaga niat sa'i: tidak berubah ke tujuan lain.
Sunah ketika mengerjakan sa'i
- Dalam keadaan berwudu.
- Dilaksanakan segera setelah tawaf.
- Menuju tempat sa'i melalui Pintu Shafa (Bab ash-Shafa).
- Naik ke Bukit Shafa dan Bukit Marwah, laki-laki saja.
- Di Shafa dan Marwah, menghadap Ka'bah (kiblat) sambil bertakbir dan berdoa dengan mengangkat tangan.
- Muwalat (berturut-turut).
- Ramal (lari-lari kecil) di kawasan yang ditandai lampu hijau, laki-laki saja. Wanita berjalan biasa.
- Idhthiba' di semua putaran (laki-laki).
- Berdoa dan berzikir sepanjang sa'i.
- Berjalan kaki, jika mampu.
Sa'i langkah demi langkah
- Setelah salat sunah tawaf, berdoa di Multazam, dan minum air Zamzam, pergilah ke Bukit Shafa.
- Saat mendekati Shafa, bacalah ayat "Innash-Shafa wal-Marwata min sya'a'irillah…" dan ucapkan "Abda'u bima bada'allahu bih", "Aku memulai dengan apa yang Allah mulai."
- Naiklah sedikit (laki-laki), menghadap Ka'bah, angkat tangan, ucapkan Allahu Akbar tiga kali dan zikir di bawah. Berdoalah apa saja yang Anda hajatkan. Rasulullah SAW mengulanginya tiga kali dengan berdoa di antaranya.
- Berjalanlah menuju Marwah. Di antara lampu hijau, laki-laki berlari-lari kecil.
- Tiba di Marwah, itulah putaran pertama. Menghadap Ka'bah dan ulangi zikir serta doa seperti di Shafa.
- Berjalan kembali ke Shafa: putaran kedua.
- Lanjutkan hingga putaran ketujuh berakhir di Marwah.
- Kemudian cukur atau potong rambut (untuk umrah, atau untuk haji jika waktunya telah masuk), lihat Bab 10.
اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Bacaan Allāhu akbar (×3). Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā sharīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamd, wa huwa ʿalā kulli shai'in qadīr. Lā ilāha illallāhu waḥdah, anjaza waʿdah, wa naṣara ʿabdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah.
Artinya Allah Mahabesar (tiga kali). Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah semata; Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan sekutu sendirian.
Dari sifat haji Rasulullah SAW dalam Shahih Muslim
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
Bacaan Rabbighfir warḥam, innaka antal-aʿazzul-akram.
Artinya Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah. Sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahamulia.
Diriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dan Ibnu Umar

Perhatian
- Jalur kursi roda: jalur khusus pengguna kursi roda berputar di kaki Bukit Shafa dan Marwah, dan itu sudah dihitung sampai ke kaki bukit, tidak harus naik ke area yang tinggi.
- Berhenti minum air Zamzam: jemaah yang berhenti minum air Zamzam saat sa'i dianjurkan mundur sedikit dari tempat berhenti sebelum melanjutkan sa'i.
- Lantai bawah tanah: batas akhir tempat sa'i di lantai bawah tanah (lower ground) sangat dekat dengan dinding kaca Bukit Marwah. Pastikan Anda benar-benar sampai ke ujung di Shafa dan di Marwah.
- Bukan area masjid: tidak ada niat iktikaf atau salat tahiyatul masjid di tempat sa'i karena bukan area masjid. Wanita haid boleh berada di tempat sa'i (antara Shafa dan Marwah).
- Tidak ada ibadah sa'i sunah. Sa'i hanya dilakukan sebagai bagian dari haji atau umrah, setelah tawaf.
- Waspadai kelompok yang memanfaatkan kesempatan memotong rambut jemaah di Marwah dan mengenakan bayaran tinggi.
Jika lupa hitungan atau terganggu
- Jika ragu apakah sudah lima atau enam kali, ambil bilangan yang lebih sedikit dan lanjutkan.
- Jika ikamah salat fardu dikumandangkan, salatlah berjamaah, lalu lanjutkan dari tempat Anda berhenti.
- Jika sangat lelah, Anda boleh beristirahat lalu melanjutkan, berturut-turut itu sunah, bukan syarat.