Panduan Visa Malaysia dan Asuransi Perjalanan: Aturan Masuk, Lama Tinggal dan Cara Mengajukan
Aturan masuk Malaysia bergantung pada paspor Anda. Banyak kewarganegaraan tidak memerlukan visa untuk kunjungan singkat, sebagian dapat mengajukan eVisa secara daring, dan beberapa harus mengajukan di kedutaan Malaysia. Lama tinggal juga bergantung pada kewarganegaraan. Aturan dapat berubah, jadi anggap panduan ini sebagai titik awal dan pastikan di situs resmi Departemen Imigrasi Malaysia sebelum memesan.
Ringkasannya
- Periksa paspor Anda dahulu: Departemen Imigrasi menerbitkan daftar persyaratan visa menurut negara.
- Lama tinggal umum: Pengunjung bebas visa biasanya diizinkan 30 atau 90 hari, dan beberapa kewarganegaraan hanya 14 hari.
- Semua perlu MDAC: Sebagian besar pengunjung asing harus mengisi Kartu Kedatangan Digital Malaysia (MDAC) gratis secara daring dalam 3 hari sebelum tiba.
- Paspor dan tiket lanjutan: Paspor Anda biasanya harus berlaku minimal 6 bulan, dan Anda mungkin diminta tiket pulang atau lanjutan serta bukti dana.
- Asuransi bukan syarat masuk: Tetap sangat dianjurkan, karena pengunjung menanggung sendiri biaya perawatan medis.
Bebas visa hingga 90 hari
- Siapa: Menurut ringkasan kebijakan visa yang dipublikasikan, warga Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, Brasil, dan Argentina dapat masuk tanpa visa hingga 90 hari.
- Teluk dan banyak negara mayoritas Muslim: Arab Saudi dan negara GCC lain, Turki, Mesir, Yordania, Lebanon, Maroko, Aljazair, Tunisia, Suriah, Sudan, Yaman, dan Maladewa tercantum dalam kelompok 90 hari.
- Pengingat: Ini ringkasan dari sumber publik, bukan daftar resmi. Periksa paspor Anda di situs Departemen Imigrasi.
Bebas visa hingga 30 atau 14 hari
- 30 hari: Sebagian besar warga ASEAN (termasuk Indonesia), dan banyak lainnya seperti Rusia, Kazakhstan, Uzbekistan, Tajikistan, Irak, Somalia, Senegal, Kenya, Meksiko, dan Taiwan, tercantum 30 hari.
- India dan Tiongkok: Warga India tercantum bebas visa 30 hari hanya hingga 31 Desember 2026. Warga Tiongkok tercantum 30 hari, dengan batas 90 hari dalam periode 180 hari. Pastikan keduanya sebelum berangkat.
- 14 hari: Iran dan Myanmar tercantum 14 hari.
- Perpanjangan: Jika perlu lebih lama, tanyakan perpanjangan ke Departemen Imigrasi sebelum masa tinggal berakhir. Tinggal melebihi batas dapat berujung denda, penahanan, dan larangan masuk.
eVisa dan visa kedutaan
- eVisa: Warga beberapa negara, termasuk Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Nigeria, Ghana, Afghanistan, dan Serbia, dapat mengajukan secara daring di portal eVisa resmi (malaysiavisa.imi.gov.my). Peninjauan biasanya sekitar 2 hari kerja, eVisa berlaku sekitar 3 bulan, dan lama tinggal umumnya 30 hari untuk sekali masuk. Biaya bervariasi menurut kewarganegaraan dan tempat pengajuan.
- Cara mengajukan: Buat permohonan, unggah halaman paspor, foto, rencana perjalanan, dan data akomodasi, bayar biaya, lalu cetak eVisa yang disetujui.
- Visa kedutaan: Jika kewarganegaraan Anda tidak memenuhi syarat eVisa, ajukan di kedutaan atau konsulat Malaysia. Persyaratan dan waktu proses bervariasi.
- Visa saat kedatangan: Malaysia umumnya tidak menyediakan visa saat kedatangan, jadi urus visa sebelum berangkat.
- Waspada situs tiruan: Gunakan hanya situs resmi pemerintah.
Daftar periksa masuk dan MDAC
- Paspor: Berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal kedatangan, dengan halaman kosong.
- MDAC: Isi Kartu Kedatangan Digital Malaysia gratis dalam 3 hari sebelum tiba, untuk setiap pelancong termasuk anak-anak. Simpan kode QR untuk ditunjukkan di imigrasi. Warga Singapura dan beberapa kelompok lain dikecualikan.
- Tiket lanjutan dan dana: Petugas dapat meminta tiket pulang atau lanjutan, alamat akomodasi, dan bukti Anda mampu membiayai masa tinggal.
- Kesehatan: Periksa aturan kesehatan sebelum berangkat karena syarat vaksinasi dan penyaringan dapat berubah.
- Lama tinggal diizinkan: Tanggal yang dicap atau dicatat di imigrasi adalah masa tinggal yang diizinkan. Jangan hanya mengandalkan tanggal masuk.
Asuransi perjalanan
- Bukan syarat masuk: Malaysia umumnya tidak mewajibkan wisatawan menunjukkan asuransi perjalanan di perbatasan. Beberapa jenis visa, seperti izin tinggal lama atau pelajar, dapat meminta asuransi kesehatan.
- Mengapa tetap perlu: Pengunjung asing biasanya membayar sendiri perawatan medis di Malaysia, dan rumah sakit swasta bisa mahal. Perlindungan untuk perawatan darurat, evakuasi, pembatalan perjalanan, dan bagasi hilang layak dimiliki.
- Periksa pertanggungan: Lihat batas medis, kondisi yang sudah ada, kegiatan petualangan seperti menyelam dan mendaki, dan sewa sepeda motor.
- Pilihan takaful: Wisatawan Muslim dapat memilih paket perjalanan takaful sesuai syariah dari penyedia Malaysia atau internasional.
- Simpan bukti: Bawa nomor polis dan nomor bantuan 24 jam perusahaan asuransi.
Sumber resmi dan penipuan
- Departemen Imigrasi Malaysia: Daftar persyaratan visa, jenis visa, dan perpanjangan ada di imi.gov.my.
- eVisa dan MDAC: Ajukan hanya melalui portal eVisa resmi dan formulir MDAC resmi yang ditautkan di halaman MDAC portal ini.
- Hindari penipuan: Situs palsu memungut biaya tinggi untuk MDAC yang gratis, dan untuk visa. Jangan membayar kepada agen yang tidak Anda kenal.
- Kedutaan Anda: Saran perjalanan dari kementerian luar negeri atau kedutaan Anda juga mencantumkan aturan masuk Malaysia terkini.