Memilih Hotel Ramah Muslim di Malaysia (dan Arti MFAR)

Sebagian besar hotel di Malaysia nyaman bagi tamu Muslim, tetapi fasilitasnya berbeda-beda. Panduan ini menjelaskan skema pengakuan resmi dan hal-hal praktis yang perlu diperiksa sebelum memesan.

Apa itu MFAR?

Pusat Pariwisata Islam (ITC), lembaga di bawah Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia, menjalankan program Jaminan dan Pengakuan Pariwisata dan Perhotelan Ramah Muslim (MFAR). Untuk akomodasi, program ini memakai tingkatan (Silver, Gold, dan Platinum), dan dimaksudkan melengkapi, bukan menggantikan, sertifikasi halal Malaysia. Hotel yang diakui tidak menolak tamu non-Muslim. Untuk daftar dan kriteria terbaru, periksa situs ITC (itc.gov.my).

Yang perlu diperiksa sebelum memesan

Jelajahi penginapan yang kami daftarkan, dan gunakan halaman salat untuk memeriksa arah kiblat saat tiba.

Homestay dan penginapan kampung

Homestay desa sering menyertakan makanan halal masakan rumah dan ruang salat, serta memberi gambaran lebih dekat tentang kehidupan Melayu. Tanyakan kepada tuan rumah soal makanan halal dan masjid terdekat, dan lihat daftar penginapan kami untuk pilihan.

Jelajahi semua tempatPerencana perjalananKartu kedatangan MDACWaktu salat dan kiblatCek makanan halal

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti MFAR untuk hotel di Malaysia?

MFAR adalah program pengakuan ramah Muslim dari Pusat Pariwisata Islam. Akomodasi diakui pada tingkat Silver, Gold, atau Platinum karena memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim, seperti makanan halal dan fasilitas salat.

Apakah MFAR sama dengan sertifikasi halal?

Tidak. ITC menyatakan MFAR melengkapi sertifikasi halal Malaysia dan tidak menggantikannya.

Apakah hotel MFAR hanya untuk Muslim?

Tidak. Hotel yang diakui tetap menerima tamu non-Muslim.

Panduan lainnya